Photo Via Shutterstock by: Ti Vla

TikTok Menjadi Semakin Populer di Kalangan Anak Muda

TikTok menjadi semakin populer di kalangan anak muda di Indonesia, sebagian karena konten yang didistribusikan di jaringan menjadi lebih beragam.

Melalui acara #TikTalkShow yang diselenggarakan oleh TikTok setiap akhir pekan, mereka berbagi tips dan informasi yang dapat digunakan pengguna untuk lebih kreatif saat membuat konten.

Selain itu, tips dan informasi yang dibagikan berasal dari selebriti yang memiliki jumlah pengikut yang banyak. Salah satunya Jessica Mila yang menjadi tamu pertama di acara #TikTalkShow yang dipandu oleh Nia Ramadani. Jessica mengaku, alasan dirinya suka berbagi konten video di TikTok adalah karena banyaknya komentar positif dari para penontonnya. Alasan yang sama membuatnya semakin bersemangat membuat konten video di TikTok.

“Ulasan di TikTok umumnya positif. Tidak masalah jika (perempuan atau) laki-laki bermain TikTok. Selain itu, banyak konten yang dapat dibuat di TikTok,” kata Jessica kepada Nia Ramadhani di acara #TikTalkShow#. Oleh karena itu, tidak heran jika semakin banyak anak muda yang mengapresiasi aplikasi ini atau bahkan ikut membuat konten sendiri dengan mengembangkan kreativitasnya. Tak hanya penggunanya, kemampuan TikTok juga telah diakui banyak perusahaan untuk menawarkan produknya ke segmen anak muda.

Menariknya, sebagian besar konten video sengaja dirancang untuk mengikuti tren yang sedang terjadi di aplikasi TikTok agar lebih banyak anak muda yang tertarik untuk menontonnya.

Berdasarkan data dari laporan Qustodio kepada Tech Crunch, ada analisis menarik bahwa anak muda lebih banyak menonton TikTok daripada YouTube akhir-akhir ini. Qustodio adalah perusahaan perangkat lunak kontrol orang tua. Laporan yang mereka buat berasal dari keluarga sekitar 400.000 reporter yang anaknya memiliki akun TikTok dengan layanan pelacakan orang tua.

BACA JUGA  Terbilang Oke, Tetapi Apakah Anda Perlu Meningkatkan Windows 10 ke Windows 11?

Dalam ulasan Qustodio ini terungkap bahwa tren kebiasaan menonton video telah berubah dari waktu ke waktu. Sebelumnya diketahui bahwa TikTok telah menjadi aplikasi populer yang dilihat oleh banyak orang di seluruh dunia saat epidemi mencapai puncaknya pada tahun 2021. Dibandingkan masa sebelum pandemi, TikTok sendiri masih dikagumi segelintir pengguna. Misalnya, konten tetap statis, yaitu hanya jenis tarian. Kini, TikTok sudah mulai menawarkan beragam konten, membedakannya dengan menambahkan durasi, fitur baru, dan banyak lagi.

TikTok juga melayani pasar yang lebih luas dengan menawarkan durasi yang lebih lama mulai dari 3 menit hingga 10 menit, memungkinkan pengguna yang suka membuat konten panjang ke platform agar tidak kehilangan penggemar. Selain itu, laporan Qustodio mengungkapkan tren digital lain bahwa anak muda sekarang menggunakan aplikasi seperti Roblox, yang digunakan oleh 56% anak-anak, dan Snapchat sebesar 82%. Terlepas dari laporan Qustodio, YouTube masih menjadi tempat di mana banyak orang dapat membuat konten video yang lebih panjang atau hanya menonton sesuatu di sana. Banyak kreator baru juga bermunculan berkat efek pandemi.

Laporan Qustodio juga mencatat bahwa anak-anak di seluruh dunia akan menghabiskan 56 menit sehari di YouTube pada tahun 2021, yang berhasil mengalahkan aplikasi video-on-demand Disney+ hanya dalam 47 menit, Netflix dengan 45 menit, dan Amazon Prime dengan 40 menit. Hulu dengan 38 menit untuk dilewati dan Twitch dengan 20 menit.