Via Shutterstock by: Odua Images

Hari Senin Anak-Anak Sudah Masuk Sekolah, Orang Tua Perlu Memperhatikan 2 Hal Berikut Ini

Tak terasa anak-anak hari senin ini pada masuk sekolah lagi seperti biasa. Nampaknya Orang tua harus menyiapkan baju seragam dan perlengkapan sekolah anak, terutama sebagai orangtua yang masih punya anak-anak yang masih berada di Sekolah Dasar, ada hal-hal yang menurutku bisa dilakukan untuk membangkitkan kegembiraan anak kembali sekolah, yaitu :

1. Menyemangati Anak

Via Shutterstock by: VGstockstudio

Ajak anak bercerita tentang keseruan di sekolah sebelum pandemi. Misalnya, bercerita tentang keasyikan bermain bersama teman-temannya di sekolah. Berlatihlah dengan mereka dalam pendidikan jasmani atau pelajaran menggambar.

Mengingatkan saat menyenangkan berlatih paduan suara dengan kakak pengajarnya yang lucu. Atau saat melakukan kerja kelompok science yang heboh.  Membuatnya terkenang saat field trip. Menanam padi, menangkap ikan juga memandikan kerbau bersama ibu dan bapak guru. Akan ada banyak keseruan yang menunggu untuk dijalani lagi.

 

2. Menyiapkan Mental

Via Shutterstock by: fizkes

Selain akan mengalami kegembiraan sekolah yang sempat terlupakan, masa sekolah ini akan menjadi saat yang cukup berat. Bila sebelumnya, dimasa daring tugas bisa dikerjakan dengan bantuan orang rumah maka saat sekolah nanti mereka harus mandiri lagi. Bila sebelumnya, mbah Google menjadi tempat bertanya bila ada yang tak bisa dijawab, kali ini tak bisa. Tak bisa membawa gawai ke sekolah. Ulangan-pun menjadi tak sulit, karena di rumah banyak bala bantuan. Bila sudah sekolah lagi, belajar sungguh-sungguh harus dijalani untuk bisa menjawab soal ulangan.

 

Selain itu, orang tua selanjutnya harus terbuka terhadap kontribusi guru. Mungkin Anda harus turun tangan untuk membantu penelitian ini. Ternyata tidak hanya siswa yang mengalami kesulitan belajar. Guru juga akan menemui banyak kendala dalam mengajar. Ketika mereka belajar online, mereka tidak bisa mengajar banyak. Mereka tidak dapat memaksimalkan apa yang dapat mereka bagikan. Anda tidak dapat melacak keberhasilan anak dalam menyerap pelajaran yang diajarkan. Tampaknya mereka juga harus bekerja keras untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran yang perlu diketahui siswa berdasarkan tingkatannya. Mereka mungkin juga harus mempertimbangkan kembali dari mana harus memulai, menganggap bahwa pengajaran “belum sempurna” selama hampir dua tahun. Kolaborasi antara orang tua dan guru harus lebih baik di tahun ajaran ini. Tujuannya agar anak-anak menikmati kembali ke sekolah, belajar dengan baik dan nyaman, berinteraksi dengan teman-teman mereka dan bersosialisasi dengan cara yang lebih keren.

BACA JUGA  Apakah Penting Kesetaraan Gender dalam Pendidikan?